Sinergi Lintas Instansi Perkuat Ketahanan Pangan RI Lewat Gerakan Tanam Padi Gogo di Musi Rawas
MUSI RAWAS - Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Nasional, sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah terus diperkuat. Hal ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam Padi Gogo di lahan seluas 6 ha milik Kelompok Tani Mawar, Desa Ngestiboga I, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 18-19 September 2025 ini dihadiri oleh PJ Swasembada Pangan Kabupaten Musi Rawas, Tim Satgas Swasembada Pangan BRMP Sumsel, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ketua KTNA Kabupaten Musi Rawas, Camat Jayaloka, Kepala Desa Ngestiboga I, Kepala BPP, para penyuluh, serta petani anggota Poktan Mawar.
Acara diawali dengan penanaman padi gogo menggunakan sistem tusip pada tanaman sawit, kemudian dilanjutkan dengan diskusi lapangan. Forum ini menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah kabupaten, penyuluh, dan petani dalam mempercepat realisasi tanam padi gogo di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, luas tanam padi gogo di Kabupaten Musi Rawas telah mencapai 31 ha, dengan 8 ha berasal dari Kecamatan Jayaloka.
Dalam diskusi tersebut, peran aktif penyuluh kembali ditekankan, baik dalam mendorong semangat petani, mendampingi proses tanam, maupun memastikan pelaporan LTT berjalan optimal.
Pada hari kedua, kegiatan berlanjut di Desa L Sidoarjo dan Desa Kali Bening, Kecamatan Tugu Mulyo. Kegiatan dimulai dengan pertemuan di BPP Tugu Mulyo bersama para koordinator dan penyuluh. Dalam pertemuan ini dibahas berbagai kendala di lapangan, seperti keterbatasan sarana pertanian terutama traktor, kesulitan tenaga kerja saat panen, ancaman hama wereng coklat, serta serapan gabah yang belum optimal.
Setelah pertemuan, tim melanjutkan gerakan tanam di dua desa tersebut. Kecamatan Tugu Mulyo memiliki total luas lahan baku sawah (LBS) 2.700 ha, dengan LBS aktif seluas 2.462 ha. Target tanam pada September sebesar 200 ha telah terlampaui, dengan realisasi saat ini mencapai 211 ha. Diperkirakan masih akan bertambah 9 ha hingga akhir bulan karena proses pengolahan lahan dan tanam masih berlangsung. (SK, MDS, Ssw)